Karakteristik Negara Berkembang dari Segi Ekonomi

Negara-negara seperti Singapura, Jepang atau Amerika Serikat merupakan negara yang masuk ke dalam kategori negara maju. Sementara untuk Indonesia, Malaysia, Filipina dan sebagian besar negara di dunia lainnya masuk kategori negara berkembang. Ya betul sekali, dunia ini kebanyakan diisi oleh negara berkembang, dibanding negara maju. Bagaimana suatu negara bisa dikategorikan ke dalam dua kelompok tersebut? Berikut merupakan uraian singkatnya.

 

Karakteristik Negara Berkembang

Sebuah negara dikategorikan ke dalam kelompok berkembang jika penduduk yang menghuni wilayah tersebut memiliki persentase tingkat kesejahteraan yang masih rendah. Segala bidang kehidupan mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga sumber daya manusia yang dimiliki low quality.

 

Jika dipandang dari segi ekonomi, maka mereka yang masuk kategori masih berkembang adalah yang pendapatannya masih menengah ke bawah. Indonesia masuk kategori tesebut sebab pendapatan per kapita masyarakatnya mayoritas menengah ke bawah. Hal ini diduga karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk yang cukup padat. Selain itu, beberapa faktor lain juga mempengaruhi kondisi tersebut seperti iklim politik yang tidak stabil, penyalahgunaan anggara negara, kurangnya pengembangan teknologi, dan lainnya.

 

Keadaan Ekonomi di Negara Berkembang

Seperti yang sebelumnya dijelaskan, keadaan ekonomi untuk negara berkembang yang pertama cirinya adalah pendapatan per kapita yang rendah. Pengukuran pendapatan ini dilakukan dengan membagi antara pendapatan nasional dengan jumlah penduduk yang ada. Parameter kedua adalah besarnya nilai impor dibanding dengan ekspor. Biasanya negara berkembang melakukan ekspor untuk hasil pertanian atau perkebunan. Sementara untuk hasil industri mereka akan impor secara besar-besaran.

 

Karakteristik Negara Berkembang

Agar Anda semakin memahami apa itu negara berkembang, coba cek beberapa karakteristik negara berkembang berikut ini!

  • Negara berkembang pada umumnya memiliki pendapatan per kapita yang rendah.
  • Di negara berkembang, prakek-praktek korupsi masih sering terjadi.
  • Masih banyak penduduk yang hidup dalam kemiskinan.
  • Transportasi publik masih belum memadai.
  • Masih banyak penduduk yang belum memiliki rumah.
  • Kualitas pendidikan yang masih rendah.

 

 

Yono

Leave a Reply

Your email address will not be published.